Industri ICT (Information Communication Technology) saat ini masih dibilang merupakan industri yang relatif muda. Semenjak sekitar Perang Dunia II, komputer berdampak besar hanya di kalangan kehidupan laki – laki (Joe’s) selama 20 tahun terakhir. Setelah pengenalan Personal Computer (PC) di pertengahan tahun 1980-an, sejak itulah komputer merambah ke semua aspek kehidupan kita, dan saat ini banyak dijumpai di rumah-rumah perkotaan, di mana Anda bisa menemukan paling tidak satu computer, atau b
ahkan lebih banyak.Hal inilah yang menyebabkan sebuah dilema bagaimana menghadapi orang tua saat ini. Karena industri ICT masih relatif muda, sebagian besar kita, yang di saat sekolah dulu tidak seperti anak-anak sekarang, yang tidak tumbuh dewasa dalam era komputer. Kita harus menambah pengetahuan ICT setelah menyelesaikan terlebih dahulu pendidikan formal, yakni, sesudah perguruan tinggi. Sehingga kita hanya mengerti sedikit tentang komputer, yaitu hanya apa yang kita gunakan di kerja, atau hanya pada saat pelatihan saja.
Namun, sebagian dari mereka merasa sudah usang dengan apa yang terjadi dalam dunia TI saat ini. Apakah itu Internet dan sejumlah besar akronim lain yang mengejutkan pikiran, bahkan dengan adanya TI saat ini kita merasa tertinggal jauh sedemikian rupa sehingga di mana TI telah jauh meninggalkan kita yang tidak begitu tahu menahu mengenai TI ?
Saya menjalankan pusat belajar komputer bagi anak – anak, dan kami menemui banyak dari orang tua yang berbagi rasa dengan saya mengenai kepeduliannya tentang pendidikan TI untuk anak-anak mereka. Sebagian besar orang tua di jaman sekarang, tertantang bagaimana agar anak-anak mereka bisa dijamin untuk bisa menerima pendidikan TI yang tepat dan membuka diri dengan komputer. Pertanyaannya, “ seharusnya saya membiarkan anak-anak belajar menggunakan komputer ? Kemudian “Kapan dan bagaimana seharusnya saya memulai mengenalkan mereka mengenai komputer ?